Sejumlah kabin di Curry Village yang diduga menjadi asal virus telah ditutup
Sebanyak 12.000 orang yang berkemah di bumi
perkemahan Taman Nasional Yosemite di California, AS, terancam
terinfeksi virus mematikan bernama hantavirus.
Peringatan itu datang setelah seorang pelancong
asal Virginia Barat yang mengunjungi taman itu Juni lalu menjadi orang
ketiga yang meninggal akibat virus tersebut.Gejala penularan baru terlihat enam minggu kemudian dan dampaknya sangat fatal.
Taman Nasional Yosemite mengatakan mereka mendapat 1.000 telepon per hari ke sambungan hotline mereka dari pengunjung yang ketakutan dan ingin mencapat informasi tentang hantavirus.
Hantavirus berada dalam kotoran, urine dan liur tikus. Ketika kotoran itu mengering dan bercampur dengan debu, virus dapat terhirup oleh manusia terutama di ruangan kecil.
Penyakit itu juga menyebar jika orang menyentuh atau makan zat yang terkontaminasi, atau digigit oleh hewan yang terinfeksi.
Kematian pertama dilaporkan pada Agustus lalu. Salah satu korban adalah pria berusia 37 tahun dari San Fransisco.
Yosemite mengatakan dari delapan pasien hantavirus yang tertular di taman mereka, lima diantaranya menunjukkan tanda-tanda kesembuhan.
Wabah hantavirus di Yosemite diduga karena adanya tikus yang bersarang di insulasi tenda di salah satu area perkemahan yang bernama Curry Village.
Sumber :



0 comments:
Post a Comment